•  
  • Adat Basandi Syarak | Syarak Basandi Kitabullah
Senin, 02 Januari 2012 - 09:57:55 WIB
FKPGK Silungkang Padang Sibusuk Minta Pemko Hentikan Pembangunan Jalan
Diposting oleh : Aulia Azza
Kategori: Politik - Dibaca: 131 kali

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO  – Forum Komunikasi Pemuda Gajah Tongga Koto Piliang yang merasa tak puas dengan jawaban atas somasi KAN Silungkang – Padang Sibusuk terkait pembangunan jalan tembus Pondok Kapur – Muara Kalaban Nomor: 24/KAN-SLN/XI/2011 tanggal 18 November 2011 yang ditujukan kepada Walikota/Pemerintah kota Sawahlunto agar  menghentikan pembangunan jalan tersebut sebelum duduk dengan KAN Silungkang -  Padang Sibusuk, Rabu (28/12) kemarin memasang spanduk disejumlah lokasi.

Salahsatunya adalah berada di tepi jalan tepat dilokasi proyek jalan Pondok Kapur dan MuaroKalaban serta Puncak Polan.  Pemasangan tersebut langsung dipimpin ketua FKPGK Silungkang- Padang Sibusuk Efridaldie dan Sekretaris Umum Fidel Arifin  beserta pengurus FKPGK lainnya, dan diketahui l oleh anggota  Polresta Sawahlunto.

Dalam pengamatan warta-andalas dilapangan, sedikitnya Tiga buah spanduk telah terpampang dengan bertuliskan masing-masing, Tanah Ini Ulayat Gajah Tongga Koto Piliang silungkang – Padang Sibusuk., Proyek ini Dibangun Tanpa Seizin Pemilik Ulayat , serta Tanah Ini Milik Ulayat Gajah Tongga Koto Piliang Silungkang- Padang Sibusuk.

Sementara itu, dalam release yang diterima warta-andalas.com, Kamis (29/12) FKPGK yang sudah terbentuk dengan nomor akta notaris 40 Notaris Zulfahmi, SH, M.Kn Sawahlunto tanggal 23 desember 2011 mengatakan, tujuan pemasangan spanduk itu hanya untuk menyatakan kepada khalayak ramai bahwa ulayat Silungkang- Padang Sibusuk hanya satu dan tidak berbagi.

Dikatakannya, tanggapan dari pemerintah kota Sawahlunto melalui asisten I Yusrizal AS, SH mengatakan bahwa pemerintah kota Sawahlunto akan duduk bermusyawarah hanya dengan KAN Silungkang saja dan tidak dengan KAN Padang Sibusuk dengan alasan Padang Sibusuk tidak termasuk dalam wilayah pemerintahan kota Sawahlunto. Sedangkan, KAN Silungkang tetap bersikukuh harus mengikut sertakan  Padang Sibusuk .

Menurutnya, hal ini disebabkan secara ulayat Silungkang – Padang Sibusuk belum berbagi dan tidak akan pernah dibagi.

Lebih jauh dikatakan, melalui FKPGK saat ini menginventarisir ulayat Gajah Tongga Koto Piliang Silungkang- Padang Sibusuk, yang juga didukung penuh oleh Forum yang sama  se- Jakarta, Bogor, Depok,  Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

(WA/ap) 



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)